So many people sms to me during Tuesday’s talkshow at Radio SmartFM

August 12, 2009

So many people sms to me during Tuesday’s talkshow at Radio SmartFM that I didn’t have time to finish my contents! The topic was “How To Conduct An Effective SALES Meeting” and judging from the many sms that we received, many found the topic useful. So if you missed my “Smart Business Talk”, tune in to Radio SmartFM next Tuesday 18/8/09 because I’ll be giving all the tips that you will need to conduct a really effective sales meeting. Better still, gather your sales team together and listen to the talkshow together… Next Tuesday 7-8am (WIB). Cheers !

Success Mindset of Superstar Salespeople II – 26 Mei 2009

May 26, 2009

Mengapa pola pikir bisa berpengaruh terhadap kesuksesan seorang salespeople ? Karena pola pikir dapat membuat seorang salespeople meningkatkan pengetahuannya dan mempraktekkan pengetahuannya itu untuk kesuksesan penjualannya. Karena itu diperlukan suatu cara pikir positif dan bangga terhadap profesi sales. Kepositifan cara berpikir ini akan berpengaruh pada bagaimana seorang salespeople ini melakukan aksi yang akan berlanjut menjadi suatu kebiasaan dan akhirnya akan membuat hasil yang akan membawanya kepada kesuksesan.

Setelah membangun pola pikir yang positif dan kebanggaan pada bidang sales, salespeople yang sukses selain menganggap apa yang dilakukannya ini adalah sebagai suatu profesi, maka mereka pun akan menganggap bahwa mereka tengah berbisnis. Jadi ketika mereka melakukan pekerjaannya seolah mereka tengah berbisnis. Dan ketika mereka berpikir mengenai bisnis maka salespeople yang handal dan sukses akan berinvestasi dalam berbagai usaha seperti berinvestasi dalam pengetahuan dan penampilan. Dan mereka melakukannya secara rutin. Satu lagi yang biasanya dipunyai oleh seorang salespeople yang sukses adalah berpikir untuk jangka panjang. Self talk dan visualisasi positif juga mereka lakukan.

Hal lain yang juga membuat seoang Salespeople sukses, mereka sadar bahwa keberatan, penundaan dan penolakan adalah bagian dari pekerjaan. Namun demikian mereka akan tetap membuka kesempatan untuk sebuah hubungan baik dan akrab. Ini terlihat kala mereka melakukan 10 kunjungan dan hanya 2 yang setuju mereka tidak patah semangat. Mereka menganggap itu biasa saja dan tetap terus berusaha hingga akhirnya dari 2 yang setuju itu hanya 1 yang betul – betul mendeklarasikan diri sebagai pelanggan. Karena bagi mereka dalam setiap penolakan pasti ada penerimaan di kemudian hari.

-Smart Business Talk-

SMART FM 95,90
Gedung BBD Plaza Lt. 2
Jl. Imam Bonjol no. 61
Jakarta – 10310
Kantor : 021 – 398 33 777

Success Mindset of Superstar Sales people – 19 Mei 2009

May 26, 2009

Cara berpikir seseorang bisa membawa kepada kesuksesan. Itulah yang terjadi pada para Salespeople yang mampu meraih puncak sukses. Mereka mempunyai cara berpikir yang membuat mereka bertindak secara berbeda. Tindakan yang berbeda akan menghasilkan kesuksesan. Kita lihat bagaimana cara berpikir seorang Superstar Salespeople. Mereka ini biasanya bangga dengan apa yang dilakukannya. Akibatnya mereka begitu menyatu dan percaya pada produk yang mereka pasarkan. Kebanggan mereka inilah yang membuat mereka menceritakan kepada siapapun produk mereka tanpa ada rasa ingin menjual, tapi lebih pada berbagi. Maka hasilnya orang akan tertarik dan bisa ditebak penjualan baginya akan juga meningkat. Selain itu, mereka juga menikmati pekerjaan mereka. Dimana ketika kesulitan datang menerjang mereka tidak menyerah namun melihatnya sebagai suatu tantangan. Superstar Salespeople juga suka berterus terang mengenai produknya. Mereka akan dengan senang hati memberikan informasi mengenai keburukan dan ketidakcocokan produknya, bahkan tak jarang mereka menawarkan dan memberikan solusi. Karena kejujuran mereka inilah maka mereka mudah dipercaya oleh orang lain sehingga mudah berhubungan dengan orang lain. Tidak heran jika mereka dengan mudahnya mendapatkan promosi sebagai CEO. Apa yang mereka lakukan ini karena mereka menyadari bahwa Sales bukanlah sebuah pekerjaan saja, tapi lebih pada profesi, sehingga mereka melakukannya dengan profesional. 

-Smart Business Talk-

SMART FM 95,90
Gedung BBD Plaza Lt. 2
Jl. Imam Bonjol no. 61
Jakarta – 10310
Kantor : 021 – 398 33 777

Champion Leadership – 12 Mei 2009

May 26, 2009

Manajer yang baik adalah mereka yang mampu memimpin dan mengatur bisnis dan timnya disaat baik maupun buruk. Dan mereka, biasanya menggunakan waktu sulit seperti ini untuk mencari keuntungan diantara kompetisi yang tengah berlangsung. Sehingga ketika saat buruk membaik, maka timnya sudah punya keunggulan dan lebih siap untuk mengalahkan kompetitor.

Namun adakalanya seorang manajer harus merombak timnya disaat sulit untuk menghasilkan tim yang lebih baik untuk merebut pasar. Dan jika harus merombak tim, maka ambillah orang – orang yang bermutu. Namun demikian pelatihan tetap harus diberikan kepada mereka. Disinilah HRD seharusnya berperan untuk membentuk tim yang tangguh dan hebat. Dimana mereka harus memperhatikan rencana – rencana untuk mengembangkan SDM.

Selain perombakan tim, maka ada juga pendekatan yang harus dilakukan agar bisa menguasai pasar. Pendekatan itu adalah Short Gun Approach. Pendekatan ini dilakukan jika perusahaan mempunyai banyak dana. Pendekatan ini juga bisa dilakukan jika kita sudah yakin dan tahu apa dan siapa pasar kita sesungguhnya. Sehingga yang kita lakukan adalah melihat siapa yang tertarik dan kita tinggal menindaklanjutinya saja. Pendekatan berikutnya adalah Sniper Approach. Ini dilakukan ketika dana dan anggota tim terbatas, namun kita tahu siapa target market kita.

-SMART BUSINESS TALK-

SMART FM 95,90
Gedung BBD Plaza Lt. 2
Jl. Imam Bonjol no. 61
Jakarta – 10310
Kantor : 021 – 398 33 777

What Do Leaders Do in Difficult Times – 21 April 2009

April 21, 2009

Pemimpin adalah mereka yang bisa merangkul anak buah dan memberikan solusi kala terjadi krisis. Karenanya saat orang lain menganggap krisis adalah hambatan dan masalah, seorang Pemimpin menganggap krisis itu sebagai suatu tantangan dan sesuatu yang menggairahkan mereka. Ketika melihat tantangan, maka Pemimpin akan fokus pada solusi. Karena itu ketenangan harus dimiliki para Pemimpin. Dengan ketenangan maka mereka bisa lebih jelas dalam memikirkan suatu solusi dan mereka berani menanggung resiko.

Berikut adalah tiga hal yang harus dimiliki Leaders :

Leaders See Hope Before Others : Pemimpin mampu melihat titik terang sebelum anak buah mereka. Karena pemimpin adalah orang yang berada di posisi depan maka dialah yang harus menunjukkan jalan bagi anak buahnya. Dengan melihat harapan terlebih dahulu, maka dia akan bisa membimbing para anak buahnya menuju ke tanah harapan itu untuk kemudian melakukan sesuatu.

Leaders Express Hope Before Others : Selain memberitahukan suatu harapan pada masa krisis, Pemimpin juga mampu mengekspresikan harapannya itu. Kegembiraannya, optimismenya dan semangatnya. Karena energi itu menular. Ketika para anak buah itu tertular energi positif maka mereka akan bisa lebih tenang dalam melakukan usaha di masa krisis seperti ini.

Leaders Create Hope Before Others : Sebagai manusia, ketidakpastian sewajarnya dialami, namun ini jangan sampai mempengaruhi ketegasan Pemimpin dalam memutuskan sesuatu. Apapun kondisi yang terjadi berikanlah hal positif dan ketenangan serta ketegasan kepada anak buah.

-Smart Business Talk-
SMART FM 95,90
Gedung BBD Plaza Lt. 2
Jl. Imam Bonjol no. 61
Jakarta – 10310
Kantor : 021 – 398 33 777

Leadership Lesson From the World Greatest CEO’s – 14 April 2009

April 16, 2009

Untuk belajar mengenai kepimpinan kita bisa belajar dari banyak CEO terkenal. Beberapa diantaranya panutan yang bisa kita ikuti adalah dari Fred Smith – CEO Fedex dan , CEO GE – Jeffrey R. Immelt.

Mereka berdua ini adalah pemimpin yang dapat menciptakan inovasi. Inovasi ini dibuat dengan meminta anak buahnya membuat karya dan berpikir berpikir lain dari yang biasanya. Berpikir beda ini ditujukan agar para kompetitor terkejut dengan inovasi kita. CEO yang biasa mengajak anak buahnya untuk berpikir lain, biasanya juga menyilahkan anak buahnya berbuat kesalahan, untuk belajar dan mendapatkan sesuatu dari kesalahan yang dibuatnya itu.

Jika seorang CEO hanya mau menerima berita bagus maka dia belum bisa dikategorikan sebagai CEO hebat. Karena siapapun pasti akan siap menerimanya. Tapi bagaimana dengan berita buruk. Nah CEO hebat selalu mau mendengar berita buruk lebih awal. Seperti misalnya produk yang tidak berhasil diluncurkan. CEO yang mempunyai jiwa kepimpinan akan meminta anak buahnya memberitahukannya pertama kali. Ini dilakukannya untuk mengantisipasi hal terburuk terjadi. 

SMART FM 95,90
Gedung BBD Plaza Lt. 2
Jl. Imam Bonjol no. 61
Jakarta – 10310
Kantor : 021 – 398 33 777

Leadership Lesson From the World Greatest CEO’s – 31 Maret 2009

April 16, 2009

Orang yang berada di tataran tertinggi dan sukses memimpin perusahaannya sampai mencapai keberhasilan yang luar biasa, dipastikan mempunyai formula yang bisa kita contek kinerjanya untuk mengembangkan usaha kita. Ada beberapa CEO yang kepimpinannya bisa kita contek. Salah satunya adalah Anne Malcahy – Chairman & CEO Xerox Corporation. 

Pada awal karirnya Anne menduduki posisi Sales. Kemudian tak berapa lama posisinya naik menjadi HR Manager. Saat itu Anne sudah bekerja selama 25 tahun ketika Xerox kalah dalam kompetisi. Anne pun kemudian ditawari untuk menjadi Chairman dan CEO. Anne setuju untuk menduduki posisi itu. Alasan Anne menerimanya karena dia merasa sudah bekerja di perusahaan itu begitu lama dan sudah tahu budaya perusahaannya. Selain itu Anne juga percaya dengan orang – orang yang berada didalamnya. Kepercayaan kepada orang – orang yang berada di dalam perusahaan adalah hal paling penting dalam dunia kerja. Yang bisa kita pelajari dari kepemimpinan Anne adalah dia meminta masukan dari para staffnya sampai ke level yang paling bawah. Masukan itu berupa kesalahan perusahaannya dan apa yang bisa dilakukan untuk kembali meningkatkan perusahaan itu. Anne melakukan itu dengan ketulusan yang sesungguhnya. Untuk lebih merasakan juga mereka akhirnya terjun ke lapangan. Mereka tidak sungkan untuk berhubungan langsung dengan supplier dan end user. Mereka juga menanyakan apa yang menjadi kepuasan mereka terhadap produk yang mereka pakai. Dari sanalah ketulusan dan keseriusan kerja sang CEO terlihat. Anne melihat semua ini juga sebagai prioritas. Sehingga dia mau menjalani proses ini. Akhirnya dia mendapatkan kepercayaan dari karyawan dan pelanggannya.

“To be a good leader you have to first be a good follower.”

SMART FM 95,90
Gedung BBD Plaza Lt. 2
Jl. Imam Bonjol no. 61
Jakarta – 10310
Kantor : 021 – 398 33 777

 

Teknik Negosiasi Win-Win di Smart FM

April 2, 2009

Teknik negosiasi win-win memungkinkan Anda mendapatkan suatu hasil negosiasi yang baik maka selain mengetahui tipe orang yang akan kita temui. Kita juga harus paham akan tahap – tahap dalam melakukan negosiasi. Tahap yang paling penting untuk melancarkan negosiasi adalah persiapan.

Persiapan ini bisa dimulai dengan tempat negosiasi dilaksanakan. Negosiasi bisa dilakukan di tempat yang santai atau formal. Tentunya jika kita bernegosiasi pada tempat – tempat tertentu ada kelebihan dan kekurangannya. Ketika kita bernegosiasi di tempat santai maka kita bisa lebih leluasa menjelaskan segala hal kepada pelanggan. Namun kita tidak bisa berharap keputusan dapat dibuat cepat. Sebaliknya jika kita bertemu dengan klien di tempat yang formal maka penjelasan kita pun akan terkesan formal dan penjelasan kita tidak bisa sedetil mungkin. Namun demikian keputusan yang diambil bisa lebih cepat dilakukan.

Teknik negosiasi win-win mengutamakan pemilihan  tempat, dan waktu. Seperti jam, hari, fluktuasi bisnis dan cash flow (mengetahui kebiasaan bisnis pihak lain untuk mengetahui cash flow mereka). Jika kita mengabaikan faktor waktu ini, maka keputusan yang diambil akan lebih lama. Dampak lebih besar adalah penyia – nyian waktu dan energi.

Pertimbangkan juga isu yang akan kita negosiasi. Kita selalu berpersepsi bahwa ketika kita bernegosiasi maka harga menjadi topik utama. Padahal tidak. Ada banyak hal seperti Terms of Payment, mutu produk, after sales dan dukungannya, pertanggungjawaban prestasi bahkan isu mengenai kepastian manajemen yang akan tetap mempertahankan kebijakan yang sama ada, bisa dijadikan bahan untuk negosiasi. Untuk memperkuat isu yang akan kita angkat dalam suatu negosiasi maka kita harus mendapatkan informasi yang akurat.

Batasan wewenang juga harus kita siapkan. Maka itu sebelumnya kita harus berdiskusi dulu dengan atasan kita terkait dengan batasan – batasan apa saja yang harus kita patuhi. Seperti misalnya batasan mengenai waktu, pemberian prosentase diskon atau Terms of Payment.

Informasi akurat mengenai pihak yang akan kita ajak negosiasi juga menjadi bahan yang penting untuk kita ketahui sebelum kita bernegosiasi dengan mereka. Ini nantinya dapat menentukan proses dan hasil dari negosiasi. Dan jika kita sudah tahu mengenai pihak yang akan kita ajak untuk bernegosiasi, waktunya kita mencari tahu apa yang mereka tahu tentang kita sebagai perusahaan, produk dan saya sebagai orang yang akan bernegosiasi dengannya. Apakah opininya positif atau negatif ? Ini bisa kita pakai saat menghadapi mereka dalam bernegosiasi.

Jangan lupa untuk memperhatikan faktor eksternal , karena ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi pihak yang kita ajak untuk bernegosiasi untuk mengambil keputusan. Faktor eksternal bisa berupa turunnya harga, bencana alam dan suasana politik.

Dalam negosiasi juga sebaiknya kita memberitahukan diawal mengenai apa yang akan kita lakukan dan bicarakan dalam negosiasi. Serta apa yang dapat mereka terima dari negosiasi ini, begitu juga sebaliknya. Apa yang bisa kita dapatkan dari negosiasi ini.

Terakhir adalah tujuan kerja. Setelah semua negosiasi selesai dilakukan dan ada kesepakatan, maka waktunya untuk membuat rencana kerja. Jika rencana kerja juga sudah dibuat, maka tinggal melaksanakan rencana tersebut.

-Teknik Negosiasi Win-Win SMART BUSINESS TALK-
SMART FM 95,90
Gedung BBD Plaza Lt. 2
Jl. Imam Bonjol no. 61
Jakarta – 10310
Kantor : 021 – 398 33 777

Win – win Negotiation Techniques For Sales, Purchasing & Other Situations – 17 Maret 2009

March 17, 2009

Rangkuman :

 

Negosiasi bukan hal baru dalam kehidupan. Karena kita hampir selalu melakukan negosiasi tanpa kita sadari. Nah jika kita melakukan negosiasi efektif maka kita akan mendapatkan solusi yang saling menguntungkan bagi kedua pihak. Namun sebelum kita melakukan negosiasi, maka ada baiknya kita mengenal dulu termasuk tipe apakah orang yang kita ajak negosiasi ini.

 Ada empat tipe orang yaitu Listener, Creator, Doer dan Thinker.

Listener -> mereka ini biasanya selalu terbuka dengan semua masukan, lebih berempati dan people oriented. Untuk bernegosiasi dengan tipe orang seperti ini maka kita harus beramah tamah dulu dengannya. Bicarakan apa yang ada disekelilingnya dan apa yang menjadi kesenangannya. Setelah orang tipe ini nyaman dan mendapat perhatiannya maka kita mulai melakukan negosiasi. Jangan pernah mendesak orang Listener, karena kita akan mendapatkan kata TIDAK dengan segera. Mintalah bantuan padanya, karena orang Listener termasuk senang membantu dan selalu ingin terlibat dalam urusan orang lain. Tipe orang seperti ini sebenarnya lebih  cocok untuk menjadi penengah dalam sebuah kelompok, karena mereka lebih mampu mendengarkan dan selalu berhati – hati dan mempertimbangkan keputusan yang akan dibuat.

Creator -> orang seperti ini bisa kita lihat dari bersemangatnya dia, impulsive, sangat persuasif dan spontan. Saking spontannya maka dia dapat membuat keputusan langsung tanpa berpikir lama. Orang Creator ini mempunyai banyak ide, namun mudah lupa dengan ide yang dimilikinya. Jadi ketika kita negosiasi, jangan lupa untuk menuliskannya dan memberikan kepadanya sebagai pengingat. Orang creator juga seringnya keluar dari jalur di tengah negosiasi, apalagi jika dia terdesak, maka ia akan dengan mudah mengganti topic. Berhadapan dengan orang ini santai saja, karena semakin santai dan menyenangkan suatu negosiasi, maka akan semakin tertariklah orang Creator ini dengan negosiasi. Atau untuk menarik perhatiannya, cobalah untuk memberikan suatu kejutan saat bertemu dengannya. Namun usahakan jangan memberikan kejutan yang terlalu rutin untuknya karena orang Creator ini akan cepat bosan. Jika kita membahas suatu proyek dengan dia berikanlah gambaran besarnya terlebih dulu mengenai proyek tersebut, baru kemudian mengerucut ke hal detail. Ini dilakukan untuk membuat orang Creator ini senang dulu. Dan kalau sudah senang maka akan ada efek emosional disana yang akan membuatnya lebih impulsif.

Doer -> tipenya akan sangat tegas, pragmatis, kompeten, tidak mau basa – basi, mendominasi percakapan dan langsung pada tujuan. Karena itu mereka cenderung menjadi pengambil keputusan. Sayangnya dia tidak terlalu percaya pada orang lain hingga jarang sekali mendelegasikan kepada anak buahnya.  Ketika bernegosiasi dengan orang Doer, pastikan kita membawa semua data yang ada, karena orang Doer ini ingin yang langsung dan sekali jadi. Jika kita kehilangan satu momen yang dapat meyakinkan dia maka kesempatan untuk mendapatkan negosiasi akan hilang.

Thinker -> tipe orang yang banyak berpikir, cenderung sangat detil bahkan mengarah perfeksionis. Dia menginginkan suatu kesepakatan yang sempurna, karenanya lama dalam membuat keputusan. Orang Thinker bukan seorang pengambil keputusan yang baik. Dia juga seorang yang analitis, cenderung terlalu serius dan kaku, karena taat dengan aturan yang ada. Untuk berhadapan dengan tipe ini kita harus membuat persiapan sematang mungkin, untuk menghadapi kedetilannya. Ketika menjelaskan harus langkah perlangkah. Orang Thinker akan termotivasi dengan akurasi, data dan logika. Tanpa itu semua maka dia tidak akan dapat membuat keputusan.

SMART FM 95,90
Gedung BBD Plaza Lt. 2
Jl. Imam Bonjol no. 61
Jakarta – 10310
Kantor : 021 – 398 33 777

Opportunities In Uncertain Time – 3 Maret 2009

March 4, 2009

Di saat kondisi ekonomi tengah melemah, banyak sektor bisnis yang juga terkena imbasnya. Kesulitan dan masa – masa tidak pasti menghantui, karena kita tidak tahu  akan seburuk apa kondisi perekonomian dan kapan akan berakhir. Namun demikian jika kita mempunyai perencanaan yang baik mengenai bisnis kita, maka kita akan lebih dapat melihat peluang dan akan lebih bergairah. Cara mencari peluang di dunia bisnis adalah dengan mengikuti kompetitor dan tunggu sampai mereka membuat suatu kesalahan. Dan biasanya orang akan membuat kesalahan di masa sulit. Atau alternatif lain yang bisa dilakukan adalah bekerjasama dengan kompetitor. Di saat serba tidak pasti ini, yang penting yang harus dilakukan adalah tenang dan tidak panik. Dengan demikian, kita bisa lebih jernih melihat peluang. Namun demikian kita juga harus fokus dengan bidang usaha kita.

Hal yang bisa kita pelajari saat masa sulit seperti ini adalah :

1. Lesson On Leadership. Pemimpin haruslah mengambil keputusan dalam situasi seperti ini. Buatlah strategi pemasaran di masa depan dan berkomunikasilah dengan para karyawan mengenai kondisi yang tengah terjadi saat ini. Dan lakukan aksi.

2. Make Global Crisis Illegal. Buat peraturan agar tidak lagi menyebut ketidakpastian ini sebagai suatu krisis. Karena konotasi krisis bisa sangat melemahkan.

3. Open New Branches. Jika memungkinkan maka bukalah cabang lain lagi. Pembukaan cabang baru ini bisa untuk mengurangi biaya dan meminimalisir PHK karyawan.

Give Customer The Solution. Jangan paksa pelanggan untuk membeli produk kita. Lebih baik cari tahu apa masalah mereka sehingga membeli produk kita dan berikanlah solusi bagi pelanggan dengan memberikan keterangan dan berbagi dengannya.

-Smart Business Talk-

Pembicara Tamu : Sukeno – CEO Muncul Group

SMART FM 95,90
Gedung BBD Plaza Lt. 2
Jl. Imam Bonjol no. 61
Jakarta – 10310
Kantor : 021 – 398 33 777

Next Page »

Home | About James Gwee | Events | Photo Gallery | Contact
Articles | Flashback Event | Radio Talkshow at SmartFM | Testimonials | Your Future Start Here
Academia Education & Training | Seminar Seumur Hidup | Seminar James Gwee - Daftar Sekarang ! Technorati Profile