ACADEMIA Staff Incentive Tour …
March 13, 2009
Wow… kata yang acap kali terucap dari mulut para peserta sepanjang berlangsungnya ACADEMIA Staff Incentive Tour . Mereka sangat terpesona dengan berbagai hal dan perkembangan yang dijumpai selama tour di Singapore. Mulai dari sarana public yang tersedia, penghijauan serta pendidikan yang merupakan prioritas utama pemerintah Singapore hingga penerapan teknologi dalam berbagai bidang. Satu hal umum yang dikagumi dari Negara Singapore adalah budaya disiplin kebersihan dan tertib lalu-lintas yang dimiliki warganya.
Incentive Staff Tour diberikan oleh Pimpinan Management ACADEMIA kepada seluruh karyawan, khususnya karyawan yang telah setia berkarya lebih dari 2 tahun. Tour berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 8 hingga 11 Maret 2009. Sealin mengunjungi tempat-tempat yang biasa dikunjungi oleh para turis, peserta juga diajak mengunjungi tempat-tempat yang jarang dikunjungi turis. Seperti Macritchie Reservoir, salah satu tempat pengolahan air yang sangat tertata rapi, serta kunjungan ke Marine Parade Community Library, salah satu cabang perpustakaan yang ada. Tentu saja ide penggabungan tempat –tempat yang dikunjungi dalam tour ini adalah ide yang paling pas dari Pak James Gwee yang paham dengan Singapore dan kebutuhan karyawan ACADEMIA.
CITY EXPERIENCE TOURS
Tour diawali dengan mengunjungi Macritchie Reservoir, salah satu tempat pengolahan air yang ada di Singapore. Selain memiliki fungsi strategis, Macritchie Reservoir juga merupakan tempat yang sangat bersih dan rindang sehingga banyak dipakai warga Singapore untuk berolah raga.”Biasanya sepulang kantor warga jogging dulu disini “ ujar Pak Yahya yang memandu Tour.
Tour kemudian dilanjutkan dengan makan siang di Botanical Garden , sebuah tempat yang memiliki ribuan jenis tumbuhan yang sangat terawat.
“ Kayak di Bogor yah “ kata yang terucap dari Mei salah satu peserta tour, “ Iya tapi bedanya disini bersih banget dan ga ada tukang rokok ma teh botol padahal gue dah sepet nih ” ujar Ahmad menimpali sambil tertawa.
Dari Botanical Garden, perjalanan di lanjutkan ke Thian Hock Keng Temple, salah satu kuil tertua di Singapore.
Acara makan malam di Newton Circus dengan pilihan menu khas masakan Singapore dipilih oleh Ibu Lilly yang sudah sangat familiar dengan makanan di sana. Semua peserta menikmati makanan yang tersaji sangat banyak. Dan meskipun tempat makan di Newton Circus ini open air namun Pak Tunggul tetap saja berkeringat, seolah di sauna, “Bukan main, mantaaaaap, ujarnya sambil mengelap keringat di kepalanya.
Merlion Park rencananya menjadi kunjungan terakhir malam itu, namun Pak James Gwee mengajak seluruh peserta berjalan hingga ke Clarke Quay. Disela-sela penjelasan Pak James Gwee tentang sejarah gedung-gedung yang berdiri mewah dipadu dengan bangunan kuno yang dipertahankan, naluri artis para peserta tour semakin muncul, mereka tidak henti berfoto diberbagai tempat dengan berbagai gaya, “he… he… narsisnya ga ilang” ujar bu Dewi salah satu pemandu tour yang akhirnya ikutan minta difotoin.
Hari kedua, setelah sarapan di Hoten Bencoolen tempat peserta menginap, rombongan langsung menuju ke Jurong Bird Park, sebuah tempat rekreasi yang memiliki koleksi ratusan burung dari berbagai Negara. Sepanjang perjalanan, Pak Yahya menjelaskan berbagai hal tentang Singapore mulai dari sejarah, perkembangan yang terjadi selama ini, hingga aspek pendidikan yang memiliki prioritas utama dari Pemerintah Singapore bagi warganya. Sebelum menuju tempat makan siang, kami sempat melintasi NTU (Nanyang Technical University), salah satu universitas terbaik di dunia. Dikarenakan hari hujan, kami tidak jadi berfoto bersama disana’ Makan siang di IMM salah satu Mal besar yang ada dan dilanjutkan dengan belanja berbagai barang untuk keperluan sendiri maupun oleh-oleh.
Kunjungan berikutnya adalah ke tempat yang umum didatangi oleh para turis, yaitu Orchad Road. Namun sebelum menuju Orchard, kami mampir ke Chinatown dengan menggunakan MRT. Bukan main, betapa sistematisnya system transportasi ini, sangat berbeda dengan sistim PJKA di Jakarta. Menggunakan MRT sangatlah nyaman dan cepat. Setelah berbelanja souvenir di sana, kami melanjutkan perjalanan kembali dengan menggunakan MRT menuju Orchard. Tas, pakaian dan souvenir yang beraksen Singapore hingga coklat umumnya diburu para peserta, kecuali Pak Tunggul yang dari awal berniat hunting buku disana.
Hari ketiga Zoo menjadi tempat pertama yang dikunjungi dan dilanjutkan ke Vivo City untuk lunch dan belanja. Selanjutnya dengan Cable Car rombongan berkunjung ke Sentosa Island untuk melihat Underwater World, Dolphin Show, dan yang paling menakjubkan adalah pertujukan Songs of The Sea pada malam harinya. Sebuah pertujukan yang memadukan antara seni dan teknologi. Di Indonesia, kita memiliki pantai yang termasuk terpanjang di dunia namun pemanfaatannya belum maksimal, sekali lagi kita belajar banyak dengan semua yang dicapai Singapore. East Coast Parkway merupakan tempat makan malam dihari ketiga kami.
Untuk mendapatkan suatu pengalaman lebih, Pak James mengajak makan pagi dihari terakhir ke pasar kecil yang berada dibawah apartment yang dihuni oleh warga biasa. Banyak hal yang unik disana misalnya perpaduan komunitas dan bentuk apartment yang sengaja dikosongkan bagian bawahnya untuk kegiatan umum seperti perkawinan dan lain-lain.
Bermain sepeda di sepanjang pantai di East Coast Parkway serta berkunjung ke Marine Parade Community Library yang sangat simple dan praktis model peminjaman bukunya menjadi kegiatan terakhir rombongan sebelum kembali ke Jakarta.
HADIAH YANG BERMAKNA PEMBELAJARAN
Incentive tour ke Singapore merupakan hadiah bagi seluruh karyawan ACADEMIA. Banyak hal yang mereka dapatkan, selain rasa bangga atas apa yang mereka terima juga rasa terima kasih kepada Management ACADEMIA. Mereka mendapatkan pengalaman dan pembelajaran dari apa yang mereka lihat selama di sana, bahwa sebenarnya kita mampu karena kita sebagai Bangsa Indonesia sudah diberikan kekayaan alam yang berlimpah. Dengan kemauan dan komitmen bersama kita bisa membawa Indonesia menjadi negara yang diperhitungkan oleh dunia. Semoga generasi penerus bangsa ini memiliki komitmen yang sama.
Terima kasih ACADEMIA khususnya Pak James Gwee. Kita kejar target tahun 2009 ini dan sampai bertemu tahun 2010 di Malaysia .




Comments
Got something to say?